JASAD, KATA-KATA, GETARAN ENERGI & AIR


Cara paling mudah untuk mentransfer energy untuk merubah molekul air adalah dengan kata-kata. Cukup ambil segelas air dan ucapkan kalimat apapun untuk mempengaruhi tiap molekul di dalamnya. Baik itu kalimat doa, umpatan ataupun pujian dan bahkan dengungan nyanyian sekalipun. Namun tahukah kita kalau ada cara yang jauh lebih mudah dan otomatis dari itu?

Sahabatku… Sebelumnya harus dipahami kalau pembahasan kita kali ini tidak akan masuk ke ranah mistis, melainkan ranah ilmiah. Kita pasti sudah pernah sekilas membaca proyek ilmiah yang pernah dilakukan Dr.Massaru Emmoto. Dimana penelitian Emoto secara visual menangkap struktur air pada saat pembekuan, dan melalui fotografi berkecepatan tinggi ia telah menunjukkan konsekuensi langsung dari kata-kata yang merusak terhadap pembentukan kristal air.

Dari penelitian beliau akhirnya kita bisa menyaksikan kalau kata-kata kebaikan merubah molekul air menjadi indah, sementara kata-kata keburukan merubah molekul indah air dan merusaknya. Jadi memang kita harus berhati-hati dengan air atau lebih tepatnya, berhati-hati dengan kata-kata.

Hal ini karena banyak beberapa hal eksternal yang mampu mempengaruhi struktur Kristal atau molekul air. Salah satu dari hal itu adalah getaran, dan getaran yang paling mudah terbaca oleh molekular air adalah kata-kata.

Jadi mulai sekarang mohon berhati-hatilah dengan kata-kata. Karena faktanya, kalaulah segelas air molekularnya bisa berubah karena kata-kata, maka jasad kita adalah hal pertama yang akan berubah sebelum air itu berubah.

Itu terjadi karena kata-kata adalah getaran atau vibrasi yang kita hasilkan dari hasil olah pikiran kita. Kata-kata itu tidak selalu harus muncul menjadi suara. Justru bagian yang paling berpengaruh adalah getaran pikirannya, bukan suaranya. Karena itu adalah sumber dari gerakan energy yang menghasilkan getaran. Sementara getaran energy apapun adalah hal yang berpengaruh, termasuk pikiran yang menghasilkan kata-kata.

Contoh sederhananya seperti ini; Kita bisa mengucapkan “aku sayang kamu” dengan pura-pura atau ketulusan, dan keduanya akan terdengar sebagai kalimat yang sama, namun getaran yang dirasanya pastilah berbeda.

Artinya; kita tidak bisa membohongi getaran kita sendiri. Setiap aliran pikiran memiliki getarannya sendiri-sendiri, dan setiap getaran itu terus menerus merubah molecular yang berada didalam jasad kita.

Kalau kita bertanya bagaimana bisa – bagaimana bisa getaran kata-kata mempengaruhi jasad?

Jawabannya begini: Faktanya salah satu komponen jasad kita adalah 70% air. 74,5% dalam otak, 82% dalam darah dan 22% dalam kerasnya tulang. Jasad manusia adalah air. Pengungkapan bahwa getaran dapat memengaruhi air memiliki implikasi mendalam bagi kesejahteraan diri kita sendiri.

Coba bayangkan, kalau diri kita didalam pikirannya senantiasa menyimpan kata-kata kebencian, kata-kata amarah, kata-kata hinaan, kata-kata penilaian. Dimana seluruh kalimat itu terus menerus menggetari air di dalam jasad kita sendiri dan merubah molekularnya menjadi buruk.

Kira-kira apa yang akan terjadi dengan jasad kita itu sahabatku…?

Ketahuilah ketika suatu zat seperti air tergetari, penampilan fisiknya tidak akan berubah. Ini karena struktur kimianya tetap sama, tetapi molekul yang dikandungnya akan melayang sedikit lebih jauh. Dimana kita tidak mendapatkan lagi molekul air yang sesuai dengan molekul air yang dibutuhkan jasad. Jasad kita tidak akan kekurangan air, tapi jasad kita kekurangan air yang baik untuk dirinya.

Kebaikan adalah kebutuhan yang terpenuhi, dan kita bahkan tidak bisa secara sadar memenuhi kebutuhan kebaikan air didalam jasad kita, apabila kita terus menerus membiarkan kata-kata dari pikiran kita menggetari air didalam jasad kita dan merubah molekularnya menjadi buruk.

Akhir kata sahabatku… Mulai sekarang simpanlah kata-kata yang baik di dalam pikiran kita atau lebih baik kita diam.

Salam Semesta

Copyright © www.PesanSemesta.com
Lebih baru Lebih lama